7 Langkah Mengatur Keuangan Bulanan Rumah Tangga Anti Mainstream - I HAVE TO CHANGE !

Cara mengatur keuangan rumah tangga

Kenapa orang tiba-tiba harus merubah segalanya berputar 360 derajat. Hmm.. banyak pemikiran yang mendasari kenapa orang perlu berubah dan perubahan itu perlu dimulai sekarang.

Baru-baru ini ketemuan dengan kawan lama kira-kira 15 tahun yang lalu, dan anaknya ternyata saat ini berkuliah di salah satu PTS Jakarta. Dia mengeluhkan betapa mahalnya biaya yang harus dikeluarkan per bulannya, dimulai dari uang semester, hingga biaya sehari-hari. Beliau merasa tidak sanggup jika hanya mengandalkan gaji suaminya. Lalu?

Aku Harus Berubah!

Di jaman milenial ini, memiliki skill khusus adalah sebuah kemutlakan. Karena tuntutan dunia kerja seperti itu. Harus menguasai dan ahli dalam suatu bidang hingga dapat diapresiasi dan dipertahankan oleh sebuah perusahaan bonafid yang tentunya sangat memperhatikan latar belakang calon karyawan. 

Dimulai dari latar belakang pendidikan. Minimal kuliah PTN/PTS ternama (Grade A). Dan biaya kuliahnya,  itu tidak murah. Saat ini, kuliah di PTS Grade A membutuhkan biaya 160 jt++ yang kalau ditotal menjadi 200 jt an keatas. Angka yang fantastis!

Bagaimana nasib anak yang masih bingung dengan masa depannya. Apakah orangtua perlu mengkuliahkan anak yang masih galau dalam menetapkan cita-cita nya, Anak usia remaja itu biasanya labil dan belum tau arah mana yang baik untuk dirinya. Sangat beresiko jika memasukkan kuliah di tempat yang bagus sementara anaknya tidak berminat. Jadi tugas orang tua itu memang berat untuk membimbing anaknya menjadi mandiri.

Jika sebelum menikah, pengeluaran seorang lajang saat bekerja hanyalah terbatas untuk bayar kos, makan, shopping dan jalan-jalan. Maka setelah menikah, masya Allah dunia tuh jadi luas sekali. 1001 macam urusan perlu untuk dipikirkan. Satu kali gajian itu bisa dibagi menjadi 25 pos pengeluaran lebih tentunya.  Segala biaya bayar listrik, TV kabel, sekolah, iuran belanja, dll dll...

Kemudian saat menikah pun, masih dalam kondisi bekerja. Dan akhirnya sebagai wanita biasanya memutuskan untuk keluar dari kerjaan karena ingin mengurus anak sendiri. Hal ini pun menjadi keputusan yang disesali oleh orang tua yang biasanya ingin putrinya yang sarjana itu tetap bekerja dan mandiri.

Padahal dibalik semua itu ada hikmahnya, yaitu pentingnya mendidik anak sendiri dalam pembentukan pribadi anak di hari depan nanti.

Konsekuensinya adalah finansial pun menjadi ketat dan tidak sedinamik seperti dahulu saat bekerja, Just flat .. tapi tak apa demi masa depan anak yang bermoral dan berakhlak baik, tokh nanti kebaikan itu akan kita bawa abadi di akhirat bukan?

Selama ini cara para istri dalam mengatur keuangan rumah tangga biasanya tidaklah njelimet dan sederhana saja. Tapi tidak semua istri sama ya, lol! Yang patut disyukuri adalah saat akhir bulan masih bisa tersenyum dan membeli kebutuhan keluarga tanpa pusing berhutang. Itu sudah merupakan rekor hebat sebagai perdana menteri keluarga. jangan pernah over limit dengan segalanya.

Tiap akhir bulan usahkan masih ada gaji yang tersisa, dan syukurnya lagi masih bisa nabung Cuma... ada cumanya nih, ternyata itu tidak cukup untuk menentukan arah masa depan yang pasti. Kenapa tidak? masih banyak faktor yang pelu diperhatikan: Pos untuk pensiun, masa depan anak, haji dll. Wah ampun, gak sanggup kita mikirin semua itu. Ternyata cara mengatur keuangan tidak lah semudah itu...

Tips berikut ini dapat membantu kita dalam mengatur arus pemasukan dan pengeluaran uang dengan efesien sbb:

  1. Siapkanlah alat untuk berhitung dan menentukan cara kita dalam mengatur keuangan rumah tangga, sebagai contoh: microsoft excel, rumus keuangan ala Safir Senduk, dan proyeksi tabungan dengan menggunakan kalkulator financial plan, Dengan alat tsb maka kita dapat menghitung proyeksi kas keluarga kita untuk tahun mendatang
  2. Belilah voucher diskon ataupun promo-promo 50% off. Baiknya lagi berekreasi di warung bakso langganan daripada menghabiskan uang di mall hanya sekali makan dan tak berbekas selain foto, hiks! Warung bakso Rp 100.000 vs Resto bakso di Mall Rp 500.000 ++ (1:5).
  3. Masak sendiri hidangan keluarga tentu akan jauh lebih hemat ketimbang membelinya di resto. Jika sebelumnya, kita sanggup untuk merayakan ulang tahun keluarga ataupun anniversary pernikahan di resto, maka saat ini perlu dipikirkan kembali. 
  4. Start investing not saving!  Kenapa invest? Invest itu beragam, ada berupa reksadana, saham, emas, rumah, tanah, pastinya bukan kendaraan ataupun barang elektronik ya? Karena jenis itu malah decrease your invest value.  
  5. Memilah kebutuhan primer dan sekunder hingga kondisi keuangan baik dan stabil.
Seandainya menggunakan metode ala Financial planner, berapa yang harus kita sisihkan per bulannya untuk menggapai semua itu? Tidak sedikit dan gaji suami belum tentu bisa memenuhi semua keinginan itu. Ditambah dengan penghasilan tambahan juga belum mencukupi. Apa bisa kita mencapainya, tapi ... ikhtiar harus tetap jalan kan?

Akhirnya kata I HAVE TO CHANGE itu pun muncul kembali dan  merubah mind set untuk STOP menabung dan start INVEST! kenapa? karena dengan menabung uang kita hanya akan terkikis oleh inflasi yang kenaikannya mencapai 10% per tahun. 

Contoh: Saat 3 tahun yang lalu harga beras per liter masih di kisaran Rp 6.500 an tapi sekarang beras kualitas slyp super IR-64 mencapai Rp 9.000, berarti kenaikan mencapai 40% dalam kurun waktu 3 tahun, inflasi mencapai 15% per tahun. Fantastis bukan? Harga beras merupakan parameter dasar patokan inflasi layaknya bbm.

Okay, back to invest. Kenapa invest? Invest itu beragam, ada berupa reksadana, saham, emas, rumah, tanah, pastinya bukan kendaraan ataupun barang elektronik ya? Karena jenis itu malah decrease your invest value. Tapi invest ini berbeda, yang dimaksud disini adalah investasi seorang blogger. Jadi jenis invest yang di maksud disini adalah invest artikel dan waktu.

Aneh bukan? Ya seperti itulah dunia blogger. Daripada capek-capek menabung konvensional dan tetap saja tidak menjamin masa depan, lebih baik invest di artikel karena blog pun bisa berbuah emas jika berhasil. Satu buah blog dengan minimal 1000 artikel bisa menghasilkan uang kisaran $100 per bulan jika keyword yang kita bidik itu bagus malah bisa lebih. Bagaimana jika kita punya 5,10, 15 dst nta, factor kali menentukan.

Sama seperti sebuah produk mie instan saat dipasarkan. Keuntungan Rp 100,-  apalah artinya tapi jika kita bicara factor kali, 100, 1000,1 juta, 1 milyar, 1 trilyun bungkus per hari? Hitunglah berapa keuntungan Salim group yang uangnya dimakan 7 turunan pun tidak akan pernah habis. Setiap hari keliling dunia juga tinggal berkedip saja. Whuaaaa..

Jika kita investasi waktu dan tenaga kita untuk anak. Hasilnya tidak terbayar dengan uang tapi dengan perkembangan anak yang berbakti, berbudi pekerti dan soleh, itu adalah bayaran atas investasi orang tua.

Jadi highlight nya disini adalah banyak cara untuk mengatur keuangan bulanan dalam rumah tangga sesuai dengan keahlian dan bidangnya masing-masing. Ada cara yang regular dan ada cara yang out of the box. Tinggal pilih saja selera Anda. Yang nyaman dan berkah stentunya.

Untuk mencapai income up to 10jt di Indonesia, harus mencapai posisi sebagai manager. Tentunya dibutuhkan pengalaman yang cukup lama, dengan jam kerja yang luar biasa panjang dan pressure yang begitu tinggi, maka seorang blogger bekerja untuk mencapai income yang sama, menyisihkan uang untuk investasi artikel dengan jam kerja yang fleksibel dan masih bisa diselingi dengan memasak dan mengurus rumah tangga di rumah. selebihnya serahkan pada Tuhan semua ihktiar kita. 

Semoga memberi gambaran yang jelas tentang cara mengatur keuangan bulanan rumah tangga dengan baik. 

0 comments:

Post a Comment